Tuesday, November 20, 2018

[REVIEW] L'Oreal Paris White Perfect Clinical


Halo Semua!

Aku mau review l'oreal Paris White Perfect Clinical yang sudah aku coba beberapa minggu ini. Berhubung beberapa bulan lalu aku masih naik motor ke kantor jadi kulit muka aku kusam banget dan mudah muncul bruntusan/ jerawat. 
Sulitnya, Aku punya tipe kulit normal agak berminyak yang cukup sensitif untuk produk-produk skin care. Susah banget nyari night cream yang cocok di kulit aku, hampir semua berakhir dengan jerawat atau do nothing terutama yang ada embel-embel claim "whitening", padahal kan katanya kalo mau kinclong bagusnya pake night cream. Aku yakin pasti ada orang-orang yang punya masalah sama kayak aku.


Jadi, aku nyoba untuk solve masalah kulit aku menggunakan rangkaian L'oreal Paris White Perfect Clinical series #CahayaCantik #WhitePerfectClinical #LorealParis #Yukcobainchallenge, yang terdiri dari Essence Lotion, Day Cream, dan Night Cream dimana kesempatan ini dipersembahkan oleh L'Oreal dan Yukcobain! (http://yukcoba.in). Mereka Claim bahwa rangkaian ini dapat membantu menyamarkan noda hitam, agar kulit tampak lebih cerah merona yang memiliki 3 aksi pencerah untuk kulit cerah bercahaya.Yuk kita bahas satu per satu.

1.    L'oreal Paris White Perfect Clinical Essence Lotion


Memiliki kandungan konsentrat whitening essence water membantu dalam regenerasi kulit, menyamarkan noda/ bintik, dan kulit tampak lebih cerah/ berseri. Terdapat Glycolic Acid yang berperan dalam regenerasi/ pembaharuan kulit, dan Vitamin CG membantu menyamarkan/ menghilangkan noda/ bitnik sehingga kulit tampak lebih cerah.

Claim:
1. Kulit tampak lebih cerah.
2. Noda/ bintik tersamarkan, cerah merona/ jernih berseri.
3. Warna/ tona kulit merata/ sekata
4. Tekstur lebih halus.
*Selalu menggunakan SPF >15 pada siang hari dan hindari aplikasi pada kulit yang terluka.

Review:
Sebenernya cara penggunaannya disarankan menggunakan kapas, hanya saja karena biasanya aku pake essence suka irit dan agak gak rela diserap kapas, jadi aku pakenya di tepuk tepuk lgsg ke muka dengan tangan yang bersih.Aku pake ini setelah cuci muka pagi hari dan malam hari. Jadi essence itu, selain melembabkan kulit dan memberikan efek positif lainnya untuk kulit, juga membantu penyerapan nutrisi yang lebih baik untuk day cream ataupun night cream, jadi menurut aku kalo udah pake essence ada baiknya pake day cream/ night cream supaya hasilnya lebih optimal.Kemasan dari L’oreal Paris White Perfect Clinical Essense Lotion ini terlihat luxury dengan desain yang simple tapi chic banget, padahal harganya relative terjangkau. Isinya ada sekitar 175 ml yang menurut aku cukup banyak untuk digunakan hampir setahun. Mungkin ini memang kurang travel friendly sih mengingat ukurannya yang besar, jadi kalo misal kalian travelling bisa dipindahin ke jar lain yang lebih kecil.Tekstur dari Essence Lotion ini cukup cair seperti air dengan kekentalan yang sedikit sekali dan cepat meresap ke kulit. Jadi tidak perlu menunggu lama-lama untuk menggunakan skin care selanjutnya, tapi biasanya aku nunggu sekitar 2 menit supaya skin care bener-bener meresap. Untuk wanginya cukup wajar dan tidak mengganggu sama sekali sih menurut aku.Setelah digunakan aku merasa kulit aku lebih halus dan lembut, selain itu juga menjadi lebih glowing bagus dan sehat. Pemakaian beberapa minggu juga membantu menyamarkan noda hitam dan warna kulit yang tidak merata. Bahkan penggunaan dengan Overnight Treatment Cream juga bisa membantu menyembuhkan jerawat kecil.

Positive:
(+) Packaging tampak Luxury
(+) Texture yang cepat meresap
(+) Wangi yang wajar dan tidak mengganggu
(+) Membantu membuat tekstur kulit menjadi lebih halus
(+) Penggunaan beberapa minggu membuat noda hitam tersamarkan (walau tidak signifikan, perlahan tapi pasti)
(+) Jerawat kecil bisa hilang (Miracle!) *Tentunya hasil tersebut dibantu juga dengan pemakaian cream pagi dan malam.

Negative:
(-) Packaging yang cukup besar sehingga agak sulit jika ingin dibawa travelling
(-) Untuk kulit yang sangat berminyak kemungkinan jika menggunakan produk ini akan terasa berminyak (tidak matte type)

2.    L'oreal Paris White Perfect Clinical Day Cream


Produk pencerah dengan Pro-Vanish 3, yaitu bahan aktif pencerah yang membantu mengurangi produksi melanin pada kulit. Serta, SPF 19 PA++ untuk perlidungan dari UVA/ UVB yang mencegah timbulnya noda hitam dan warna kulit yang gelap.

Claim:
Sejak pemakaian awal kulit tampak lebih segar dan lembab dan dengan pemakaian teratur kulit tampak lebih cerah dan warna terlihat lebih merata. Setelah 8 minggu noda hitam akan tersamarkan dan kulit tampak lebih halus dan lembut.

Review:
Aku menggunakan cream ini tipis-tipis pada pagi hari setelah menggunakan L’oreal Paris White Perfect Clinical Essense Lotion, kenapa aku menggunakan tipis karena hemat dan supaya ga terlalu berminyak, jadi masih bisa pake foundation dll. Kemasan dari Day Cream ini berbentuk Jar besar dari kaca yang simple. Untuk krim berwarna pink muda dan tidak kental seperti day cream beberapa merek sebelah. Jadi lebih mudah diserap oleh kulit dan tidak ada cream yang pecah-pecah di wajah.Penggunaan pertama kali kulit terasa lebih lembut tapi karena muka aku sedikit berminyak, aku merasa cream ini tidak membuat matte. Jadi ada penampakan glowing, kalau muka kalian berminyak parah bisa jadi keliatan berminyak sih, jadi mungkin kalo pergi bisa pake bedak tabur non-comedonic. Cream ini ada kandung SPF 19 yang menurut aku cukup untuk kegiatan sehari-hari, tapi kalo kalian kerja lapangan dan ada di siang bolong menurut aku sih perlu tambah sunblock yang sifatnya watery gitu, jadi ga membuat muka kalian bermasalah. Setelah beberapa minggu aku merasa tekstur kulit aku lebih bagus dan warna kulit juga sudah lebih merata.  


Positive:
(+) Packaging tampak Luxury
(+) Texture tidak greasy
(+) Wangi yang wajar dan tidak mengganggu
(+) Membantu membuat tekstur kulit menjadi lebih halus
(+) Penggunaan beberapa minggu membuat noda hitam tersamarkan (walau tidak signifikan, perlahan tapi pasti)
(+) Kalo kulit kalian kering atau normal dan suka efek glowing day yang tidak berlebihan cream pagi ini cocok untuk kalian *Tentunya hasil tersebut dibantu juga dengan pemakaian essence lotion dan malam.

Negative:
(-) Packaging yang cukup besar sehingga agak sulit jika ingin dibawa travelling
(-) Packaging berbentuk jar dari kemungkinan besar tangan akan kontaminasi krim
(-) Untuk kulit yang sangat berminyak kemungkinan jika menggunakan produk ini akan terasa berminyak (tidak matte type)

3.    L'oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment Cream


Produk pencerah yang memiliki kandungan:
  • Pro-Vanish 3 Technology: kombinasi tiga bahan pencerah yang membantu mencerahkan dan berperan dalam regenerasi kulit di malam hari
  • Vitamin B3: Membantu mencerahkan kulit
  • Procystein: Membantu mengurangi produksi/ pembentukan melanin berlebih.
  • Bio-Peeling EX: membantu menjadikan kulit tampak halus dan lebih cerah.

Claim:
Kulit tampak lebih cerah, berseri dan halus pada pagi hari. Dengan pemakaian teratur kulit tampak lebih cerah dan warna terlihat lebih merata.

Review:
Aku  menggunakan cream ini pada malam hari setelah menggunakan L’oreal Paris White Perfect Clinical Essense Lotion. Kemasan dari night cream ini berbentuk jar sama seperti day cream-nya. Warna krimnya putih susu gitu. Cream malam ini light banget menurut aku untuk ukuran ‘cream’, which I really like it. Aku tuh tipe yang ga cocok kalo pake cream malam, terlebih ada emble whitening. Awalnya aku rada ragu mau menggunakannya di kulit aku, tapi ternyata aku cocok dan bahkan dengan bantuan essence lotion, yang awalnya sebelum aku pake ada jerawat kecil di pipi, setelah aku pake semaleman jerawatnya udah kering habis itu lenyap. Padahal claim rangkaian ini tidak ada menyebutkan membantu menyembuhkan jerawat sama sekali.Malam pertama aku pake, pada pagi hari hari aku merasa kulit aku lebih kenyal dan tekstur kulit aku lebih bagus, plus jerawat kecil ada yang kempes. Walau kalo jerawat besar kurang berpengaruh sih, jadi aku tetep pake salep lain waktu itu untuk jerawat batu. Setelah penggunaan beberapa minggu aku merasa warna kulit aku lebih merata dan noda hitam mulai tersamarkan walau belum hilang, tapi kalo dari jauh udah ga keliatan. Oh iya, kalo kalian tidak mau terasa sangat berminyak, menggunakan cream ini sedikit saja tidak usah terlalu banyak, selain hemat, menurut aku efeknya tidak akan jauh berbeda.


Positive:
(+) Packaging tampak Luxury
(+) Texture tidak greasy
(+) Wangi yang wajar dan tidak mengganggu
(+) Membantu membuat tekstur kulit menjadi lebih halus
(+) Penggunaan beberapa minggu membuat noda hitam tersamarkan
(+) Kalo kulit kalian kering atau normal dan suka efek glowing day yang tidak berlebihan cream pagi ini cocok untuk kalian *Tentunya hasil tersebut dibantu juga dengan pemakaian essence lotion dan malam.

Negative:
(-) Packaging yang cukup besar sehingga agak sulit jika ingin dibawa travelling
(-) Packaging berbentuk jar dari kemungkinan besar tangan akan kontaminasi  dengan krim
(-) Untuk kulit yang sangat berminyak kemungkinan jika menggunakan produk  ini akan terasa berminyak (tidak matte type)

Overall Review:
Aku suka banget menggunakan rangkaian produk ini. Selain isi-nya yang banyak dan juga bisa hemat karena penggunaan sedikit saja sudah bisa provide wajah dan leher, tentu paling menyenangkan melihat efeknya ke kulit wajah aku. Kulit aku terasa lebih halus dan lembut, warna kulit aku juga lebih merata dan cerah, noda hitam juga mulai tersamarkan walau tidak signifikan yang mengindikasi bahwa tidak ada  bahan berbahaya di dalam kandungannya. Aku yakin jika menggunakan 8 minggu ke depan hasilnya akan jauh lebih memuaskan. Tentunya hasil akan lebih maksimal jika menggunakan rangkaian L’oreal Paris White Perfect Clinical secara bersamaan.



Repurchase? Yes!

Note: Skin Care itu cocok-cocok-an apa yang cocok sama aku belum tentu cocok di kalian yaaa :)

Wednesday, April 4, 2018

[REVIEW] FELINZ EXFOLIATING FOOT MASK 2 SHEET

Gambar kaki mengelupas bikin tergoda
Hai beauty, aku mau review foot mask dari Vienna yang punya nama FELINZ Exfoliating Foot Mask 2 Sheet. Kalian mencari produk untuk kulit tumit/kaki kalian yang pecah-pecah atau kasar? Butuh regenerasi kulit dan udah mencoba gosok kaki menggunakan metode tradisional tapi tidak juga berpengaruh? Mungkin kalian bisa coba menggunakan produk ini (Sales banget ya, hahaha).

Waktu itu aku belinya di Guardian lagi event beli 1 +1000 dapat 2. Promo itu tiap minggu ada di Guardian dan berubah-berubah barangnya setiap minggu, jadi tiap seminggu sekali aku selalu ke Guardian buat liat yang diskon dan siapa tau bisa di review untuk kalian semua :p

Aku tertarik beli Foot Mask itu soalnya di kemasannya ada gambar kaki yang mengelupas. Sebenernya kaki aku sih baik-baik aja, tapi mama aku kakinya pecah-pecah banget makanya aku mau beliin supaya kaki dia kembali muda (dan before after-nya juga lebih terlihat), cieilah. Apakah barang ini worth to buy?

Claim
Masker kaki mengeksfoliasi, menghaluskan, melembutkan, dan membantu merawat kaki serta tumit yang kering, pecah-pecah, dan kasar. Diperkaya dengan multivitamin yang mengandung anti oksidan untuk menutrisi kakimu. Extract Aloe Vera, Olive, dan Green Tea membantu merawat kulit yang  kering. Masker berbentuk kaos kaki memberikan kelembapan dan bahan eksfolian untuk merawat kulit yang rusak agar kulit kaki senantiasa halus dan lembut.

Cara Pakai
1. Cuci kaki dengan air hangat
2. Buka kemasan dan gunakan pada kaki
3. Gunakan selama 20-30 menit
4. Lepaskan masker kaki, bilas hingga bersih

Review
Waktu dibuka kemasannya berbentuk kaos kaki, bahannya dari plastik gitu dan ada semacam kain di-dalam-nya. Penyimpanan di kemasan cukup rapat jadi ketika dibuka tidak beleber kemana-mana. Ketika foot mask dibuka untuk digunakan ke kaki, bau alkohol cukup menyengat, sepertinya formula-nya cukup keras karena waktu aku memakaikan ke kaki mama dan terkena tangan aku yang ada luka terasa perih (jadi pastikan kaki kalian tidak ada luka ketika hendak menggunakan foot mask ini). Berhubung kaki setiap orang berbeda-beda, jadi dia memberikan perekat untuk menyesuaikan ukuran kaki (walau tetep aja tidak jadi pas banget tapi setidaknya mengurangi kemungkinan serum kaki tumpah).


Tahapan yang mama aku gunakan merendam kaki sekitar 15 menit di air hangat, keringkan, baru digunakan maskernya. Berhubung waktu itu pinggul mama aku lagi sakit, dia menggunakan maskernya sambil tiduran dan kakinya sempet selonjoran yang membuat cairan masker tumpah sedikit ke kasur (kalian lebih baik menggunakannya sambil duduk jadi cairannya tidak tumpah kemana-mana). Setelah 30 menit digunakan, masker dibuka dan kaki dicuci dengan air. 
Ketika masker selesai digunakan tidak terjadi perubahan apapun. Kaki mama aku tetap sama, berhubung di kemasan ada gambar kaki mengelupas dan ada tulisan 3 Days, jadi aku beranggapan kaki akan mengelupas dalam waktu 3 hari.
Pengelupasan setelah 3 hari
Beberapa hari kemudian, waktu aku udah di kantor. Mama aku kirim gambar di Whatsapp "Ri kaki mama agak ngelupas nih, efek masker ya? Diapain kalo udah gini?" Wah ternyata beneran mengelupas, padahal aku awalnya udah skeptis aja. Waktu itu mengelupasnya baru sedikit sekali, jadi aku bilang dibiarinkan saja supaya ngelupas sendiri dan tidak melukai kulit dalam.
Pengelupasan kaki samping
5 hari kemudian, aku pulang ke rumah dan setelah aku cek, kaki mama aku udah ngelupas banyak banget kayak ular. Berhubung aku rada geli juga liatnya, jadi aku suruh mama aku buat di gosok pake gosokan kaki dari batu apung dan direndam air hangat dulu, aku pake merk Oriflame.
30 menit kemudian mama aku keluar dari kamar mandi dan kakinya udah jauh lebih mulus daripada yang dulu, walaupun proses pengelupasan juga masih berlanjut tapi sudah keliatan efeknya. Mantap!
Before After
Pros
(+) Tumit dan kaki yang pecah-pecah menjadi mulus kembali
(+) Setelah proses pengelupasan kulit menjadi baru kembali
(+) Proses pengelupasan tidak  menyebabkan sakit/ over exfoliate
(+) Dalam satu kali pemakaian sudah bisa keliatan hasil nyata

Min
(-) Bau alkohol cukup menyengat
(-) Fleksibilitas masker kurang karena penopangnya terbuat dari plastik yang agak kaku
(-) Jangka waktu proses pengelupasan cukup lama

Rate:
4.5/5

Worth to buy?
Definitely Yes!

Price: 
Sekitar 32000 di Guardian

Wednesday, March 21, 2018

Penipuan Agen Penyalur Tenaga Kerja

Hello All,

Aku mau cerita sedikit nih. Supaya kalian aware sama identitas apapun yang kalian upload di social media karena bisa jadi digunakan sebagai modus kejahatan, jadi jangan-lah membantu penjahat- penjahat itu untuk modus operasi mereka.

Source: Kupastuntas.co
Suatu hari, ada yang chat aku di Whatsapp, seseorang yang berasal dari Singapore (+65). Aku pikir tumben banget ada yang chat aku dari Singapore, perasaan aku gak Apply kerja atau punya kenalan orang Singapore baru-baru ini. Akhirnya aku bales dan dia nanya aku pernah Apply jadi Maid di Malaysia atau ngga. Aku bilang lah ngga pernah dan aku tanya dia dapet nomer aku darimana. 

Jadilah dia cerita kalau dia lagi cari maid untuk neneknya yang ada di  malaysia, lalu ada agent Indonesia/ Malaysia gitu yang bilang kalo dia punya orang yang mau di hire sama orang yang chat aku ini, sebut saja Mawar. Nah, si Agent ini menggunakan Passport aku untuk meyakinkan Mawar bahwa aku mau pergi kesana dan sepertinya Mawar harus bayarin tiket pesawat dll dulu gitu. Mawar bilang dia udah sering banget di tipu sama Agent gitu makanya dia cari nama aku di goole dan untungnya ada banyak keluar informasi tentang aku. Ternyata dia menemukan aku di Website Laboratorium jaman aku jadi Asisten Lab, kebetulan masih ada foto dimana ada nomor ponsel Asisten gitu disana. Akhir kata dia bilang terima kasih karena sudah verifikasi dan membuat dia tidak tertipu oleh Agent tersebut.



Ini rincian chat aku dengan Mawar

Jujur sih aku shock juga, jadi aku pikir passport di-postingan aku tentang pembuatan Passport itu udah aku tutup-tutupin, ternyata yang ke upload yang polos dong. Dan manusia di bumi ini memang udah banyak yang hobi nipu jadi beware aja sama apapun yang kalian upload jangan tergesa-gesa, even di Instagram Story, kayak KTP atau SIM atau Passport atau tiket pesawat. Kalau kalian beli apapun atau mau hire siapapun, better kalian cek dulu semuanya, cari di sosial media itu cukup membantu, gunakan agen yang terpercaya, jangan yang abal-abal atau tanpa kredibilitas. Jaman sekarang yang ada kredibilitas aja bisa zonk, apalagi yang ga ada kan. FYI, Aku tetap was-was, bisa jadi dipake sama penipu itu untuk menipu client-client dia yang lain pake screenshot Passport aku :(

Oh iya, kalau kalian ada yang berminat untuk menjadi Maid/ Nurse di Malaysia untuk merawat seorang nenek, mungkin bisa kasih comment dibawah karena dia bener-bener lagi butuh banget, jadi nanti aku akan hubungin kalian ke orang ini.

Keep Aware guys!

Monday, January 29, 2018

[REVIEW] Vienna Blackhead Remover - 3 STEPS NOSE PACK

Hai semua. Kali ini aku mau Review Blackhead Remover dari Vienna. Di Korea kan lagi booming banget tuh, Blackhead Remover yang menggunakan 3 Steps Nose Pack, tapi sepertinya agak horor kalau beli produk korea karena kemungkinan Nose Pack-nya mengandung Babi. Kalau gitu, kalian bisa mencoba Vienna yang merupakan merek skin care lokal dan menarik untuk dicoba.

    

Berikut ini adalah 3 Tahap yang perlu dilakukan dalam menggunakan Vienna Blackhead Remover:
  1. Membuka Pori-pori menggunakan Green Tea Water Mask
    Green Tea Water Mask membantu mendetoksifikasi kulit dan membersihkan pori-pori yang kotor dengan ekstrak daun greentea. Glycolic Acid membantu mempercepat proses eksfoliasi kulit. Langkah pertama ini mempersiapkan kulitmu untuk tahap pengangkatan komedo selanjutnya.
    Pemakaian: Gunakan Green Tea Water Mask pada permukaan hidung. Diamkan selama 5-10 menit. Angkat Masker perlahan. Biarkan area hidung dalam keadaan basah.
    Review: Dari pengalaman yang aku lakukan, pada tahap ini komedo kalian akan muncul di permukaan kulit sehingga nantinya akan lebih mudah dalam proses pengangkatan komedonya. Jika kalian telah menggunakannya 5-10 menit, kalau terasa sedikit kering maka masukkan lagi lembarannya ke dalam plastik step 1 untuk diambil lagi cairannya dan diletakkan di hidung sebentar sampai hidung kalian terasa basah.
  2. Mengangkat Komedo
    Diformulasikan dengan black charcoal powder untuk membersihkan dan medtoksifikasi kulit serta mengangkat kotoran dengan butiran serbuknya yang halus. Bamboo extract & mandarin orange peel oil untuk membantu merevalisasi dan merawa kulit. Membantu mengangkat komedo!
    Pemakaian: Keluarkan strip dari kemasan. Gunakan dengan menempelkan strip pada area hidung yang basah. Diamkan 10-15 menit atau biarkan kering dan kaku pada saat dipegang. angkat perlahan mulai dari bagian ujung dan ditarik ke arah tengah.Lihatlah strip komedomu akan terlihat di strip!
    Hasil pengangkatan komedo. Kebetulan ini aku udah penggunaan kedua kali. Waktu pertama kali jauh lebih parah daripada ini, sekitar 4  bulan yang lalu hehe. Dasar wanita tidak rajin.
     
    Hasil pengangkatan komedo ketiga kali, hehe aku post aja lagi fotonya. sepertinya lebih mantap soalnya~


    Review: Pore pack aku suka karena berwarna hitam jadi komedo yang terangkat lebih mudah dilihat. Menurut aku, pore pack ini lumayan enak karena walaupun berwarna hitam ketika diangkat tidak ada bagian dari pore pack yang tertinggal. Soalnya pengalaman menggunakan merek sebelah, untuk pore pack warna hitam, terkadang tertinggal di hidung yang menjadikan hidung kita hitam-hitam pada beberapa bagian. Untuk hasilnya, mujarab! Aku nyoba diangkat pake merek sebelah dan hasilnya nihil waktu diangkat komedonya, waktu pake pore pack ini, bener-bener banyak yang ke angkat. Kebetulan waktu aku nyoba sekarang kulit aku lagi agak adem komedonya. (FYI, beda harga juga sih ya sis hahaha).
  3. Mengecilkan Pori-pori
    Masker ini diperkaya dengan perpaduan menyejukkan dari cotton, aloevera, dan chamomile untuk memberikan ketenangan pada kulitmu. Dengan kandungan ekstrak herbal untuk merawat pori-pori. Pori-pori tampak lebih kecil, senantiasa terhidrasi, halus, dan lembut. Kulit terasa segar.
    Pemakaian: Gunakan masker perlahan pada area hidung. Diamkan selama 10 menit. Bilas berasih. Keringkan untuk hasil maksimal, gunakan 1-2 kali seminggu agar pori-pori senantiasa bersih.
    Review: Kalau pori-pori lebih kecil sih aku tidak seberapa notice ya, tapi ini enak dipakai karena dingin waktu digunakan. Pas banget setelah hidung kalian ditarik dan kemerahan, langsung menggunakan yang dingin-dingin kayak gini. Walau aku tidak seberapa notice pori-pori lebih kecil, tapi komedo aku selanjutnya tidak terlalu parah, jadi aku tidak merasa perlu menggunakan ini seminggu sekali tapi sebulan sekali juga sudah cukup hehe.

Penggunaan Step 1-3. Abaikan wajah Saya ya dan pencahayaan yang labil.
Overall Review
Menurut aku pore pack ini worth to try banget sih. Harganya sekitar 24000 rupiah dan kalian biasa beli di Guardian, kalau bisa sih waktu diskon (lol). Walau harganya lumayan untuk sekali penggunaan, tapi hasilnya menurut aku cukup stunning dan tidak membuat kalian merasa rugi, apalagi ini produk asli Indonesia.

Ini beda pencahayaan aja ya. Kalau kalian perhatikan dibagian before banyak komedo putih-putih kecil dan whitehead/ black head di hidung aku. Dibagian After bagian yang putih-putih udah ke angkat semua dan pori-pori aku juga udah lebih bersih tanpa 'isi'.


Rating: 4.5/5
Purchase Again? Yes!

Monday, January 15, 2018

[REVIEW] Insidious: The Last Key

Source: Google
Awal bulan Januari, terdapat sebuah film yang cukup ditunggu-tunggu oleh penikmat film Horor, yaitu Insidious: The Last Key. Ini merupakan cerita sebelum Insidious 1, sebelum Elise meninggal. Aku ber-kesempatan menonton film ini di minggu kedua film ini keluar. Berhubung rencananya dadakan, jadilah dapat bangku 2 dari bawah, deket banget euy, mata serasa pegal jadinya. Apakah film ini cukup menegangkan dan membuat penontonnya histeris ketakutan?

Sinopsis
Film ini di awali oleh kisah masa kecil Elise yang cukup buruk untuk dikenang. Rumah Elise dipenuhi roh hantu yang sangat banyak, salah satunya adalah hantu pemegang 'kunci'. Ayah Elise yang tidak suka dengan kemampuan Elise dalam melihat hantu, selalu menghukum Elise ketika 'hantu' itu terlihat. Hingga suatu hari, Elise melihat hantu di kamarnya yang dia pikir adalah seorang anak kecil di dalam lemari. Elise pun mendekati posisi hantu itu dan.. Elise & adiknya pun berteriak ketakutan. Ayah Elise yang mendengar hal tersebut, masuk ke kamar dan menghukum Elise dengan cambukan, serta kurungan di ruang bawah tanah. Elise yang memiliki 'kemampuan', tahu bahwa ruangan tersebut sangat menyeramkan dan dipenuhi oleh roh-roh, baik jahat maupun tidak. Elise pun ketakutan dan tiba-tiba ada suara yang berkata "Kamu tidak perlu takut. Aku dapat memberikan Cahaya (Tiba-tiba di lubang pintu muncul Cahaya). Kamu bisa membantu aku dengan membukakan pintu ini (Ada pintu merah gitu) dengan menggunakan Kunci, kamu memiliki kekuatan lebih dari yang kamu tahu" (Kata-kata aslinya lupa sih, tapi intinya gitu ya, hehe). Akhirnya Elise pun mengikuti apa kata roh tersebut, dia  memasukkan kunci ke dalam pintu dan tiba-tiba sebuah tangan, seperti monster, muncul dari pintu. Kejadian itu membuat rumahnya berguncang dan ibu Elise yang khawatir pun turun ke bawah untuk menolong Elise, tetapi Elise sedang dirasuki oleh roh jahat tersebut dan sedang berada pada dimensi lain, ibu Elise pun mati dibunuh oleh roh tersebut menggunakan tali lampu yang menggantung di atas.
Kejadian yang telah dijabarkan merupakan mimpi Elise tua tentang kejadian masa kecilnya, dimana dia selalu mencatat setiap detail kecil yang dapat di-ingatnya. Hingga ketika beberapa saat, telfon berbunyi. Ada seseorang yang meminta bantuannya untuk kejadian 'luar biasa' yang ada di rumahnya. Ketika Elise menanyakan alamatnya, ternyata itu adalah rumah masa kecil Elise!
Bagaimana kah kelanjutannya, Apakah Elise mau menerima kasus tersebut? Apakah Elise berhasil mengusir roh jahat yang ada di rumahnya terdahulu?

Review
Overall, ceritanya bagus sih menurut aku, walaupun ada beberapa pertanyaan yang tidak terjawab dalam film tersebut, karena itu aku akan bilang ini 'bagus aja'. Mulai dari kisah Elise di masa kecil, terdapat beberapa twist yang tak disangka, dan akhir yang bahagia. Hanya saja, antara terharu dan seram lebih banyak kisah haru-nya. Walau, sebenarnya sih, aku juga sempet teriak dan menutup muka, hehe. Mostly, Recommended to Watch!

Rating
3,5/5

Sunday, November 19, 2017

Quick Holiday to Bali and Surrounding Areas

Source: Flickr
Awal November 2017, aku dan dua sahabat aku pergi liburan ke Bali. Sebenernya rencana ini sudah dari lama, tetapi selalu hanya angan-angan semata dan akhirnya kita pun bertekad beberapa bulan sebelum bulan November, memutuskan untuk liburan ke Bali karena aku belum pernah ke Bali (Menyedihkan banget ya, hahaha). Berhubung salah satu temen aku itu orangtuanya ada di Bali, jadi kita tidak terlalu pusing dengan penginapan.
Sebulan sebelum bulan November, kita ketemuan untuk merencanakan jadwal disana. Awalnya kita mau jalan-jalan di pantai sekitar Bali dulu, baru keesokan harinya mutasi ke Nusa Lembongan. Pada akhir pertemuan, kita langsung memiliki pekerjaan rumah untuk mencari hotel, tempat snorkling, informasi kapal transfer, bahkan kafe yang ingin kita jadikan tempat nongkrong kece.

Well, emang kita bertiga wanita-wanita mager yang tidak ter-organisir, jadi lah belum ada yang dikerjakan sama sekali. Kalaupun ada cuma sekedar liat-liat harga di Blog. H-7, kita merencanakan pertemuan dan gagal karena salah satu temen aku sakit (padahal juga cuma 3 orang tapi rumit banget ya, hahaha). Akhirnya kita conference online dan aku cari-cari hotel untuk di Lembongan. Setelah udah nemu yang sepertinya oke, waktu nanya mau booking sekarang atau gimana, teman aku pun bilang "guys, kayaknya on the spot aja deh. mendingan hari pertama ga sih ke lembongan?" dan akhirnya kita memutuskan untuk berpetualang tanpa tujuan dan rencana pasti.

Berikut ini adalah petualangan kami di Bali dan sekitarnya bersama dengan musim hujan setiap sore.

Kita di Bali itu net cuma 2,5 hari. Jadi berangkat tanggal 4 November 2017 Jam 22.25 dan pulang tanggal 7 November 2017 Jam 10.55, betapa kilatnya liburan kita. kita sampai di Bali sekitar pukul 01.20 dan langsung pesan go-car untuk ke rumah temen aku, dengan muka ngantuk dan lelah kita pun masuk kamar dengan gembira. 

Pembelian tiket boat penyebrangan
Pagi hari di hari Minggu, setelah sarapan gratis, kita pun beranjak dengan taxi online (grab) menuju Pantai Sanur. Di Pantai Sanur kita mencari tempat pembelian tiket untuk kapal ke nusa lembongan dan langsung ditawari oleh seorang bli, awalnya dia bilang 200k IDR PP, tapi waktu di loket ternyata untuk lokal harganya 175k IDR PP. Sedangkan untuk Asing harganya 200k IDR sekali jalan, jadi kalo PP sekitar 400k IDR. Lumayan banyak bedanya.

Note: Untuk kapal penyerangan ke Nusa Lembongan, kalian bisa turun di Mushroom Beach atau Jungut Batu Beach, kalian harus tentu kan dulu hotel kalian lebih dekat darimana.


Setelah mendapatkan tiket, baru lah kita melakukan booking hotel. Hotel yang kita pilih ada di Nusa Lembongan dengan nama Mushroom Beach Bungalow. Sebelum naik ke kapal, aku telfon dulu hotelnya untuk memeriksa availability kamar dan ternyata tersedia, mereka bilang harganya 500k. But, i remember in their website the price is cheaper! Benar saja, ternyata 450k sedangkan di website booking hotel lain, 500k lebih. Jadilah aku Booking via website dan bayarnya nanti ketika Check Out. FYI, hotelnya susah banget untuk ditelfon, cari nomer di website nomor ketiga yang aku call baru bisa mengetahui availability kamarnya (087861987782/ (0361) 281974).


Kronologi perjalanan menggunakan boat penyebrangan

Penumpang yang ingin menyebrang hari itu di jam 10.30 cukup banyak dan dari kita bertiga yang dapet duduk di kursi 'normal' hanya aku saja yang lainnya duduk di kursi bulat tambahan ditengah kapal. Pertama, sendal semua penumpang bakal dikumpulkan jadi satu di sebuah box. Setelah itu, kalian akan berjalan menuju kapan, nah kalau siang biasanya air pasang, jadi celana kalian pasti basah (kecuali pake celana super pendek). Bagaimana caranya kalian tau kapal kalian akan berangkat? Pertama, kalian sebaiknya tanya ke bli bli yang ada disana dan kedua nanti akan diberikan pengumuman menggunakan pengeras suara. Perjalanan menggunakan kapal boat ini cukup memabukkan karena kapal cukup penuh dan panas, kalo kalian sensitif dan mudah mabuk laut, lebih baik minum antimo dulu. Aku merem dan tiduran aja sih sepanjang perjalanan.

Sekitar 45 menit perjalanan menyebrangi lautan, sampailah di pulau Nusa Lembongan. Ketika sampai kita langsung ditawari untuk menyewa motor. Waktu kita tanya, 1 hari harganya 80k, berhubung mau sampai esok hari jadi harganya 130k. Kita putuskan untuk menyewa di dekat hotel saja karena hotelnya hanya 3 menit dari pelabuhan (kalo liat di maps).




Check-In Hotel
Kita pun berjalan mengikuti arahan maps dan selanjutnya mengikuti arah palang petunjuk hotel. Jalan menuju hotel itu kecil dan ada bagian hanya cukup untuk 1 motor. Akhirnya setelah sampai di Hotel kita pun menuju receptionist dan menunjukkan kode booking yang telah diterima di Email. Waktu itu, kita sampai sekitar jam 12 dan kamar belum ready. Jadi kita memutuskan untuk keliling hotel, well ternyata cukup lumayan banget hotelnya. Ada kolam renang di tengah dan ada juga invisible pool. Selain itu, jika kalian memang ingin bermain air, hotel juga sudah menyediakan layanan untuk banana boat, snorkling, dsbnya. Kita check in tidak perlu identitas apapun dan bayar juga belakangan. Andaikan bisa kabur sih, bisa banget itu.

Sekitar jam 1, kita masuk ke kamar dan lumayan OK sih karena kita memang sewa yang bungalow which is memang keliatan serem. Kalian better booking di cottage deh, soalnya kamar mandi di bungalow menurut aku kotor.... Jadi atapnya ke buka gitu dan kalo hujan ya pasti bakal jadi kotor lantainya. Oh iya, tidak ada TV dan air panas ya tapi AC aman.

Sewa Motor

Awalnya kita mau sewa motor di hotel, tapi pihak hotel menyarankan untuk menyewa motor di minimarket depan. Jadi, kita jalan ke depan karena mau beli pop mie plus nanya soal sewa motor. Harga pop mie plus air panas disana adalah 10k, dibanding di Jakarta itu lumayan mahal, tapi kalo dibanding pulau terpencil lain, ini lumayan murah sih. Akhirnya kita nanya ke bli untuk sewa motor, ternyata 70k IDR itu hanya untuk 12 jam, sedangkan kita mau menginap, dan setelah nego akhirnya harganya tetep 70k IDR untuk dikembalikan sampai jam 10 pagi (Power of calon ibu-ibu). Dan waktu bli ngasih motor ke kita, saat itu lah hujan gerimis kenceng turun. Awalnya galau, tapi akhirnya "Apapun yang terjadi kita akan jalan-jalan!"

Destinasi pertama: Gala-Gala Underground House

Ini adalah destinasi pertama yang kita kunjungi karena deket dari Hotel. Arahannya kita dapatkan dari Google Maps dengan kartu Telkomsel (Indosat jelek sinyalnya). Untuk tour super singkat kita harus bayar 20k seorang. Aku ga tau kalo ga pake tour guide apakah bisa gratis. Lalu ada 2 anak kecil yang mengarahkan kita ke pintu masuk, serasa masuk sumur. Mereka terlalu cepat jadi kita tidak bisa menikmati bentuk-bentuk ruangan yang ada di Goa dan mereka juga tidak menjelaskan apapun tentang ruangan yang ada di Goa. Jadi waktu keluar aku kayak ngerasa "Udah begini aja?"

Destinasi kedua: Yellow Bridge

Setelah menghabiskan waktu kurang dari 20 menit di Goa, kita langsung jalan menuju Yellow Bridge. Yellow Bridge ini adalah jembatan penghubung antara Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Kenapa Yellow? Karena memang diberikan cat warna kuning hehe. Jembatan ini bisa dilalui 2 motor jadi tidak perlu gantian, tapi biasanya kalo keliatan kurang pro naik motornya, yang arah berlawanan bakal berenti dulu, hihi. Jembatannya agak horor sih, soalnya udah ada yang bolong gitu, agak fear factor (lebay). Jadi sebelum melewati jembatan ini, ada baiknya berdoa dulu, tapi so far aman sih...

Destinasi ketiga: Blue Lagoon

Berbekal Google Maps ternyata memang tidak cukup, tiba-tiba sinyal berubah menjadi Edge dan Location not found. Akhirnya menggunakan tanya jawab dengan orang-orang. Well, berbuah manis, kita menemukan juga Blue Lagoon yang di fotonya bagus tapi ternyata tidak se-biru yang kita bayangkan, tapi tetep bagus kok. Kita foto bertiga minta sama om bule yang lagi nganggur liatin temennya foto-foto. Fyi, Blue Lagoon ini digunakan untuk cliff jump gitu tapi ga tau ada dimana spot untuk jumping karena airnya memang jernih banget sih jadi keren kalo di foto dari atas.



Destinasi keempat: Mahana Point Cliff Jump

Tidak jauh dari Blue Lagoon, awalnya kita mau ke Secret Beach tapi sepertinya jalan menuju kesana entah lagi di perbaiki atau bagaimana, jadi kita malah menemukan Mahana Point Cliff Jump. Disini ada tempat seperti kafe gitu untuk minum dan makan, berhubung kita cupu dan disana sedang hujan, jadi kita cuma numpang singgah aja dan tidak melakukan lompatan, hehe. Deburan ombaknya cukup besar, apalagi waktu itu mau turun hujan, dan warna lautnya keren. Dari Mahana Point Cliff Jump itu dapat dilihat Secret Beach, tapi mau kesana misteri jalannya yang mana, jadi yaudah kita menyerah saja.

Setelah destinasi keempat kita jalan menuju ke hotel dan ditengah perjalanan, hujan turun deras sekali sampai salah satu teman aku kesakitan matanya akibat eyeshadow yang masuk ke mata sepertinya, lol. Kita pun berteduh di sebuah kafe dan dilihatin plus diketawain mba dan mas bule. yaudahlah, sudah biasa, wong sedari tadi supaya mata ga kena ujan kita naik motor pake kaca item kok, jadi diliatin sepanjang perjalanan, lol. Setelah reda, kita pun beranjak untuk segera ke hotel. Ketika sudah sampai hotel, berhubung sudah basah jadi kita membuat foto di pantai ala-ala kolam ikan, tadinya mau foto di invisible pool tapi lautnya sudah surut.


Malam harinya, kita makan di hotel karena males keluar, ya kita memang wanita-wanita mager dan biasa terima beres, hahaha. Harga makanan di hotel berkisar 40k-80k IDR, menurut aku sih tidak terlalu mahal tapi tidak murah juga, soalnya porsinya lumayan kok. Setelah makan kita bobo-bobo cantik sambil bergosip, lalu tertidur lelap.


Keesokan harinya, kita bangun dan akhirnya memutuskan untuk membuat foto Invisible Pool mumpung ada, daripada menyesal. Walau kurang Ok karena langit mendung dan cepolan yang kurang handal, tapi jadi juga akhirnya foto itu. Kita sarapan sekitar pukul 08.00 AM, cukup siang untuk ukuran sarapan, padahal kita mau buru-buru buat mengejar pengembalian motor jam 10 pagi, mungkin karena bule suka bangun siang kali ya atau petugasnya yang suka bangun siang.


Untuk menu sarapan di Hotel, relatif sedikit, hanya ada nasi goreng, roti bakar, truffle, eggs, dan beberapa pilihan lain. Fyi, eggs sama banana truffle-nya enak. Berhubung kita bertiga dan jatah breakfast hanya untuk 2 orang, jadi kita pesen lagi dan ujungnya makan bertiga juga. Harga di list sama yang tertera di bon beda, mending lebih murah ya, ini lebih mahal 10k.


Destinasi kelima: Mangrove Forest

Destinasi selanjutnya adalah Mangrove Forest, dimana wisata ini sekitar 3 KM dari hotel. Lagi-lagi ikutin maps, untung ga nyasar, karena ada petunjuk jalan juga. Akhirnya sampai di tujuan dan langsung disambut sama bli bli muda untuk penawaran kapal kelilingnya. Dari hasil pencarian di internet, 1 kapal sekitar 200k, tapi tadi deal sama bli-nya seorang 50k, jadi sekitar 150k saja. Berhubung lagi surut, jadi kapal yang digunakan adalah kapal dayung, kalo lagi pasang yang digunakan kapal boat. Enaknya dateng pagi adalah sepi! Jadi ga susah foto, andai-andai ketemu kapal lain kan repot harus nunggu kapan tidak terlihat kapal lain itu. Kapal-nya cukup stabil kok, jadi kalian ga usah takut jatuh, kita aja bisa selfie bertiga di ujung kapal.

Destinasi keenam: Devil's Tear

Nah, waktu kita ke destinasi ini, kita sempet nyasar beberapa kali. Entah salah belok atau kecepetan belok, dsbnya. Lagi-lagi karena sinyal hanya Edge dan location not found. Selain kita, ada juga 2 pria bule yang kesasar juga akibat google maps, dan benar tujuan kita sama, yaitu ke Devil's Tear. Melihat di foto orang-orang Devil's Tear ini keren banget dan sebenernya memang keren sih, andaikan laut pasang. Waktu itu kita baru mulai pasang, jadi pecahan air ada tapi tidak besar. Kalo lagi besar bisa kayak jadi air terjun temporary gitu. Jadi, ingat ya kalo main ke pantai, bagusnya siang-sore saja, jangan pagi-pagi.




Setelah dari Devil's Tear kita pun kembali ke tempat peminjaman motor karena telah terlambat sekitar 20 menit, tapi ketika sampai disana petugasnya istirahat. Jadi kita balikin aja ke receptionist hotel sebelah entah mereka memiliki sumber motor yang sama atau  ngga, hehe.


Lalu kita pun check out dan bayar hotel, lalu menyusuri pantai untuk menuju tempat naik kapal penyebrangan. Sekitar 20 menit kemudian, akhirnya kita naik kapal dan tidak se-mabuk hari pertama karena kita dapet tempat duduk, penumpangnya sepi, dan bahkan tidur pulas.


40 menit kemudian, kita sampai di pantai Sanur dan langsung memesan taxi online. Setelah sampai rumah langsung mandi dan tidur-tiduran dulu, sebelum menjelajahi kota Bali~


Sekitar jam 13.30 kita pun mulai berencana untuk jalan-jalan, dari awalnya mau nongkrong cantik di kafe dengan outdoor bagus sampai berakhir dengan tujuan makan es krim, karena hujan lagi, jadi outdoor bagus pun tidak ada gunanya. Makan es krim hujan-hujan enak juga, soalnya tempatnya jadi sepi pasti, lol.


Destinasi ketujuh: Pie Susu Enaaak

Setelah kemageran selesai. Kita pun berkeliling untuk mencari oleh-oleh. Buah tangan termudah adalah Pie Susu, niscaya Pie Susu merek Enaaak itu adalah yang paling enak dan yang pertama membuat. Biasanya kalo hari libur/ masa liburan, toko Pie Susu ini rame banget sampai harus pre-order dulu H-1 supaya ga antri dan rebutan. Menurut aku memang enak sih dibandingkan Pie Susu lain, karena yang ini manisnya pas. Kalo yang lain, terkadang terlalu manis. Harga disini tidak melihat kalian beli dus yang lebih besar atau kecil, semuanya dihitung per satuan, dimana @3000 IDR. Packaging-nya ada yang isi 10 dan 20 kalo ga salah, tinggal dikalikan saja. Alamat: Jalan Nangka Selatan No. 163, Dangin Puri Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali.

Destinasi kedelapan: Krisna Oleh-Oleh Bali

Setelah membeli beberapa kotak Pie Susu, kita pun berencana untuk belanja baju bali atau daster atau lulur. Kita pun pergi ke one stop shopping oleh-oleh bali, yaitu Krisna. Setiap kalian masuk, kalian akan ditempeli stiker yang tujuannya juga masih menjadi misteri.
Disini tersedia banyak baju bali, aneka tas, topi, daster, celana, dompet, skin care bali (herboist, dsbnya). Setiap baju bali kalo kalian lihat harganya bisa beda-beda, hal itu dikarenakan bahannya yang berbeda, jadi kalian harus jeli. Bisa saja gambarnya sama tapi ternyata bahannya beda (perbedaannya tipis) dan kalo kalian asal ambil bisa-bisa harganya bukan barang yang kalian maksud (maksud saya kalian mengambil barang yang berbeda tetapi serupa). Aku beli piyama, baju bali, kacang, dan masker rambut yang setelah aku coba, bau-nya awet banget, enak. FYI, Krisna ada banyak di Bali, jadi rasanya aku tidak perlu kasih alamat ya, kalian bisa cari di Google Maps saja.

Destinasi kesembilan: Gusto Gelato

Selanjutnya kita menuju Gusto Gelato. Es krim hits yang ada di Bali. Kalian harus cobain sih, ini rasanya enak dan harganya murah 24k IDR dapet 2 Scoop, karena sepi jadi boleh test flavor. Berhubung kita kesana hari kerja dan hujan, jadi sepi. Kalo hari libur atau weekend, biasanya ramai banget sampe antri berliku kayak ular, jadi ga boleh test flavor juga, hehe.

Destinasi kesepuluh: Pison Coffee

Setelah makan Gelato, kita sedikit bingung mau kemana. Jadi liat posting instagram orang-orang dan temennya temen aku ada yang suka banget ke kafe ini, setiap dia ke Bali selalu mampir ke kafe ini. Berhubung aku cukup penggemar kopi, sepertinya tidak ada salah-nya mencoba kopi di kafe Pison Coffee. 
Jalanan menuju kafe ini cukup macet karena lamput merah. Ketika sampai, ada petugas parkir yang dapat mencarikan tempat parkir karena sepertinya cukup terbatas. Setelah selesai parkir, kita pun masuk ke dalam kafe dan disambut oleh petugas, 'sudah reservasi?'. Jadi kalian bisa reservasi andaikan mau nongkrong dengan orang sekampung. Tempatnya cukup cozy, bangkunya enak, bawah meja dikasih bahan empuk gitu jadi kalo paha kita kena meja, ga sakit (sedetail itu ya merhatiinnya, lol), dan AC-nya super dingin. Kita pun pesan kopi panas dan kentang, aku pesan cappucino dan temen aku coffee latte. Kopi-nya lumayan enak, walau aku tetap paling the best kopi tumbuk di warung pinggir jalan dekat daerah pegunungan/ air terjun. Kalo bagi aku sih, kopi enak itu kopi yang pait tapi nagih dan ga bikin perut aku memberontak, entah kenapa kalo kopi instan perut aku selalu jadi mual akhirnya.

Destinasi kesebelas : Warung I Meme

Ke Bali tapi tidak makan makanan khas? Sepertinya kurang seru. Berhubung hari sudah malam, Kita langsung menuju warung ini karena warung ini buka hingga pukul 10 malam. Makanan Khas bali kan banyak yang pedas makanya kita ga makan nasi-nasi campur ala bali yang pedes banget karena aku ga doyan pedas..... Kalo disini ada aneka ragam, mulai dari rujak, aneka tipat, dan sebagainya. Aku pesen rujak gula Bali, dan yang lain pesan tipat. Rasanya lumayan.... tapi bukan selera aku sih. Dekorasi ruangannya lumayan lucu, ada bangku ayunan gitu, cukup fotoable. 
Fyi, ada kejadian buruk yang menimpa kita disini.. Jadi, kita memilih untuk duduk di ayunan, which is itu ada di luar, dan sedang musim hujan. Awalnya ada mba dan mas di tempat parkir yang teriak-teriak karena ada kecoa di deket kendaraan mereka, kita cuma ngeliatin (dan kayak merasa 'lebay uga ya', padahal kalo deket kita ada kecoa juga heboh). Dan bener, ternyata sarang kecoa itu ada di bawah bangku aku! Jadi tiba-tiba itu kecoa jadi banyak banget, ternyata di bawah tempat duduk aku itu ada kayak block buat bersihin selokan atau air gitu deh. Akhirnya kita pun kabur ke dalam. Lucunya setelah kabur karena kecoa, makanannya tetep kita makan sih, lol. Anyway, ini cuma kejadian ga yang selalu terjadi ya, mungkin ini karena musim hujan waktu itu. Andai kalian mau coba makanan khas Bali dan sudah malam, tidak ada salahnya untuk ke Warung ini (Better duduk di dalem sih...).

Demikianlah petualangan kita di Bali dan sekitarnya. Semoga kalian dapat mengambil manfaat dan mungkin sedikit terhibur dengan ceritanya. Jadi, sepertinya kalian lebih baik merencanakan sesuatu ketika liburan, tapi jangan terlalu sedih andaikan rencana kalian bisa gagal (akibat hujan, dsbnya). Kalo kalian mau ke pantai sebaiknya siang/ sore sekitar jam 1-4 supaya laut masih pasang. Liburan bersama sahabat/ keluarga itu yang penting kualitas hubungan kalian, mau seburuk apapun tempat yang kalian datangi, kalo datang bersama orang dimana kalian memiliki hubungan yang berkualitas maka tempat tersebut akan berkualitas pula. (Apa sih ri, jadi ngelantur saja). Addio~

Monday, September 25, 2017

[REVIEW] Asus Service Center STC Senayan

Kalian mengalami kerusakan untuk HP/ Laptop Asus? Mau ke Service Center?
Ada baiknya kalian baca dulu Review dan Tips dari pengalaman aku melakukan Service ke Asus Service Center di STC Senayan.

Jadi, tanggal 4 September 2017, HP aku yang berumur 2 bulan, nyebur di toilet. FYI, udah di flush kok (lol). Berhubung aku gampang panik, aku justru matiin dan lalu lgsg aku nyalain, akhirnya touch screen korslet. Lama kelamaan beberapa jam kemudian aku nyalain lagi tapi bodohnya aku Factory Reset mungkin beban nyalain agak berat ya, jadilah LCD ikutan korslet. Akhirnya, yaudah karena blank screen-nya jadilah gak bisa diapa-apain dan justru panas kalo dinyalain, plus kadang error usb port chargernya


Berhubung aku sibuk (cie), jadi baru sempet ke ASC hari Sabtu, 9 September 2017. Aku udah browsing dulu tentang Service Center-nya dan yang aku temuin semuanya berita buruk, mulai dari lama, antri-nya banyak, suka dibilang rusak ini itu, dsb. Hanya saja aku pikir sparepart LCD HP aku belum banyak yg jual di Service biasa, jadi lah aku memutuskan untuk tetap kesana (Walau toh, pasti Say Goodbye to Garansi).

Aku ke STC sekitar jam 8 lewat. Service Center Asus ada Lt. 1, kalo dari escalator belok ke kiri. Waktu itu, aku dapet Antrian 6. Asus Service Center (ASC) baru buka jam 9.30 dan tutup jam 12.00. Antrian maksimal di hari sabtu adalah 50 orang.
Ketika sudah buka, nanti akan ada satpam yang memberikan nomor antrian. Nomor antrian dibagi dua, A = Service, B = Pick Up (ambil barang yang telah selesai di service). Berhubung dari 6 orang pertama ada 1 orang yang Pick Up, jadi lah aku nomor urut ke 5.

Tips 1
Kalau kalian mau nyaman dan tentram, lebih baik dateng pagi, sekitar jam 8 untuk nulis nama di List yang ditempel di pintu depan.

Tips 2
Jikalau kalian masih dalam masa garansi (ataupun tidak sih), kalian jangan lupa untuk bawa kartu garansi-nya. Nanti produk kalian bakal di Scan Barcode. Jika benar, garansi resmi maka kalo di Scan akan terbaca di database mereka.

Disana ada 4 Counter, 3 Counter untuk Service dan 1 Counter untuk Pickup. Berhubung aku Service jadi aku dipanggil antara Counter 1, 2, atau 3. Kalo udah dipanggil, kalian akan diminta kartu garansi untuk di Scan dan cek andaikan barang kalian produk distributor resmi atau bukan, kalo bukan ya bakal di tolak, jadi beware ya distributor resmi itu TAM (Erajaya), Datascript, dan Metrodata. Selain itu, mereka akan minta no. telpon yang Available untuk dihubungi.

Tips 3
Pastikan HP kalian berasal dari distributor resmi, yaitu Erajaya (TAM), Datascript, dan Metrodata.

Setelah itu, kalian akan ditanyain mengenai hal-hal yang menjadi problem hp kalian, kalau aku soal LCD yang blank dan gak bisa touch. Sebenernya ada Problem Charger juga, tp kebetulan kmrn bener sendiri (sepertinya karena bisa di charge lol) dan aku lupa mention.

Kalau udah selesai di diagnosa, kalian akan diberikan ASUS Product Service Form yang harus kalian tanda tangani. Itu berfungsi sebagai bukti kalian yang berguna ketika barang telah selesai dan dilakukan Pick Up barang. Kurang lebih form tersebut berisi informasi-informasi mengenai HP kalian, diagnosa, kondisi fisik, dsb. Di dalam Form tersebut juga terdapat RMA Number dan Serial Number. Kedua Number tersebut digunakan untuk mengecek Progress Status Service kalian.

Tips 4
Kalian bisa cek progress status service kalian disini Cek Status Perbaikan ASUS

Kalau sudah, kalian bisa pulang dan akan dikabari dalam waktu 3-5 hari untuk hasil pengecekan kerusakannya.

Well, tanggal 12 September 2017, pihak ASUS dari STC Senayan menelpon dan memberitahukan kondisi dan suggestion Service yang dilakukan. Berhubung kecebur air jadi otomatis garansi hangus, perbaikannya adalah pembelian LCD dan Subboard (untuk Charger). Jadi walaupun gak dimention bahwa Port Charger aku error, mereka juga nge-check. Kesimpulannya, mereka melakukan pemeriksaan secara menyeluruh bukan berdasarkan yang kita mention saja.

Berhubung membutuhkan pembelian Sparepart, jadi harus dipesan dulu dan sepertinya itu dari Taiwan karena mereka tidak melakukan Stock Sparepart. Pengiriman Sparepart diperkirakan memakan waktu sekitar 1-2 Minggu. Anyway, biaya yang dihabiskan untuk LCD dan subboard adalah 850k.

Finally, pada tanggal 19 September 2017 pihak ASUS mengirimkan SMS pemberitahuan bahwa barang telah selesai dan dapat diambil. Well, sejauh ini sih gak terlalu lama ya dibandingkan review dari netizen di luar sana. Berhubung 19 September 2017 adalah hari Rabu, aku gak ambil karena kerja. Males juga bela-belain izin cuma untuk ambil HP~ Kebetulan hari kamis itu libur dan aku belum ambil barangnya kan, hari Rabu malem dia SMS lagi, intinya hari Kamis itu mereka libur dan bisa diambil hari Jumat. Secara sistem SMS sih cukup Ok menurut aku.

Hari Sabtu, 23 September 2017, aku ngambil HP aku di ASUS. Aku sampai sana sekitar pukur 8.40 dan dapat urutan ke-3 untuk Pick Up. Sekitar jam 9.45 aku dipanggil (mereka baru buka jam 9.30) dan memberikan bukti service untuk mereka ambilkan barangnya. Akhirnya teller-nya memberikan HP aku, plus sparepart lama yang diganti. Cek sekilas Ok, jadi aku bayar biayanya dan ada sedikit perbedaan dibandingkan perjanjian awal, yaitu 890k, beda sekitar 40k. Yaudahlah, aku masih gak masalah, sebelnya adalah.....

Well, setelah sampai rumah, HP aku masih trouble di brightness layar yang tidak ada bedanya jika dipindah-pindahkan, plus HP aku panas bgt kalo LCD-nya nyala. Sangat disayangkan banget, korslet macam ini tidak di-ujicoba dulu oleh tim teknis ASUS. Fyi, Asuransi penggantian sparepart adalah 3 bulan.

Jadi, rencananya Sabtu depan aku bakal balik kesana untuk claim masalah yang terjadi setelah pergantian Sparepart. Mari kita lihat bagaimana kelanjutan servicenya.

Overall, sistem antrian lumayan rapi berhubung aku udah melakukan persiapan dengan datang lebih awal. Pemberitahuan dilakukan dengan segera, pengiriman sparepart jika dilihat dari taiwan tidak memakan waktu terlalu banyak. Hanya saja, secara teknis pengerjaan dan final check kurang sempurna, seharusnya pengecekan dilakukan secara menyeluruh sebelum barang dikembalikan ke customer, dan karena banyak atau bagaimana, barang selalu harus ditinggal, tidak bisa di service tunggu, beda dengan service center huawei/ zte, dimana kerusakan kecil dapat langsung di perbaiki pada hari itu juga.

Rating: 3/5
Consideration:
1. Claim Asuransi setelah service dilakukan cukup bagus
2. Sistem pemberitahuan cukup bagus
3. Harga sparepart terkait LCD untuk zenfone 3, tidak terlalu mahal
4. Pengecekan akhir kurang baik sehingga membuat customer jadi berkali-kali datang
5. Tidak bisa service ditempat, walau yang diperbaiki hanya kerusakan kecil
6. Sistem antrian cukup lumayan

Update Claim Service:
Tanggal 30 September 2017, Saya kembali ke STC dan memberitahukan keluhan Saya. Dengan membawa kuitansi bukti bayar dan kartu garansi. Customer Service menerima dengan baik atas keluhan Saya, berhubung ini masih masuk dalam garansi sparepart dan kesalahan pengecekan Service maka tidak akan dikenakan biaya apapun, termasuk biaya Service, jadi kalian nanti akan dikabarkan via SMS saja, tidak ada konfirmasi penggantian sparepart via telpon, dsb.

Tanggal 4 September 2017, Aku dapat SMS bahwa unit sudah selesai. Jadi, hari sabtu bakal balik lagi kesana untuk mengambil. Well, aku udah ambil pada tanggal 7 September 2017, karena masih masuk garansi hasil service kemarin, jadi lah aku free, padahal hp aku diganti motherboard-nya, which is kayak beli baru aja, semoga ga bakal panas dan ada problem lagi deh. Let see a week later :)

After a few months later, hp aku masih baik baik saja tidak ada masalah yaaaa!

Tips 5
Simpan selalu bukti kuitansi yang kalian bayarkan karena siapa tau produk kalian tetap tidak sempurna setelah diperbaiki oleh tukang service.

Tips 6
Sebelum Saya kembali ke STC untuk service ulang, Saya sempet bertanya kepada CS terkait dengan problem yang Saya alami. Ternyata, di HP ASUS tersedia fasilitas testing hardware/ software dengan cara ke aplikasi calculator setelah itu ketik ".12345+=", nanti akan keluar pop up untuk testing mau testing satuan atau testing seluruhnya terkait hardware dan software. Bener aja sih, waktu aku test display light aku tidak "pass" alias "fail" hahaha. Seharusnya teknisi ASUS juga melakukan testing ini sebelumnya dikembalikan ke customer, tapi entah apa yang terjadi dibalik sana.
alohomora. All rights reserved. © astari pramuwardhani.